
KOTABEKASI — Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe memimpin apel pagi bersama seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kenaikan pangkat pegawai serta pelepasan aparatur yang memasuki masa purna tugas.
Dalam amanatnya, Harris Bobihoe menyampaikan sejumlah poin strategis yang menjadi perhatian pemerintah daerah. Salah satunya terkait percepatan pembangunan Fly Over Bulak Kapal yang terus disinergikan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat. Selain itu, pembenahan fasilitas stasiun juga menjadi fokus guna meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Menjelang libur Iduladha, Harris mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan demi menjaga kondusivitas wilayah.
Tak hanya itu, ia juga menyoroti pelaksanaan pemotongan hewan kurban agar berjalan sehat, tertib, aman, dan sesuai syariat Islam. Harris meminta seluruh unsur wilayah mulai dari camat, lurah, pengurus RW dan RT hingga pengelola lokasi pemotongan untuk memastikan area penyembelihan memenuhi standar kebersihan dan higienitas.
“Kepada para Camat, Lurah, RW dan RT serta pengelola tempat pemotongan, wajib hukumnya menyediakan sarana yang higienis dan mengelola limbah dengan benar. Pastikan drainase di sekitar area penyembelihan bersih, karena limbah kurban yang bercampur dengan genangan air akan menjadi persoalan serius,” tegas Harris.
Ia juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyiagakan armada kebersihan dan bergerak cepat membantu masyarakat dalam penanganan limbah pasca pemotongan hewan kurban.
Selain persoalan kebersihan, Harris turut menyoroti penggunaan trotoar dan fasilitas umum yang dijadikan lapak penjualan hewan kurban. Ia meminta Satpol PP bersama aparatur wilayah lebih proaktif melakukan pengawasan dan penertiban demi menjaga keselamatan pejalan kaki serta kelancaran arus lalu lintas. Red



